"Kami akan berdiskusi dengan komunitas-komunitas masyarakat yang lebih mengerti dengan kondisi sejarah museum ini," Kata Dedy Mulyana Konservator Museum KAA ketika dihubungi detikbandung, Kamis (12/3/2009).
Komunitas tersebut di antaranya Ikatan Arkeologi Indonesia Jabar, Ikatan Arsitektur Indonesia Jabar, dan Masyarakat Pecinta Kota Bandung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut dia mengungkapkan biaya renovasi akan diambil dari program penataan dan revitalisasi Museum KAA yang berasal dari APBN. Program tersebut dilakukan bertahap dari tahun 2008 sampai tahun 2012.
"Sekitar Bulan Mei kita akan mengusahakan turunnya biaya program tahap kedua yang besarnya sekitar Rp 5 Miliar," kata Dedy
Menurut dedy, kucuran dana tahap pertama pada 2008, sudah terpakai untuk perbaikan fasilitas museum, perbaikan sarana perpustakaan, dan perburuan benda-benda historis yang sudah tercecer.
(ern/ern)











































