Angkutan Umum Massal Tak Pernah Untung

Wacana Kereta Gantung

Angkutan Umum Massal Tak Pernah Untung

- detikNews
Kamis, 12 Mar 2009 11:57 WIB
Angkutan Umum Massal Tak Pernah Untung
Bandung - Meski setuju dengan usulan Wagub Jabar Dede Yusuf untuk membangun kereta api gantung di Bandung, namun Pakar Transportasi ITB Prof Kusbiyantoro meminta pemda mempertimbangkan masak-masak soal pendanaan. Menurutnya sistem angkutan umum massal yang dia singkat SAUM tak pernah untung.

"Di mana-mana angkutan massal atau biasa saya sebut SAUM, kepanjangan dari sistem angkutan umum massal, enggak bisa untung. Jadi kalaupun menggandeng swasta, pasti investor pun mikir panjang," jelas Kusbiyantoro saat dihubungi detikbandung, Kamis (12/3/2009).

Karena itu, usul dia, pemerintah jangan hanya menawarkan pembangunan kareta gantung, namun juga harus mengaitkannya dengan potensi di sekitar proyek.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Biasanya property di sekitar proyek itu harganya akan naik. Nah pemerintah harus bisa memanfaatkan hal ini dengan menawarkannya juga ke investor. Jadi satu paket, kereta gantung dan property. Sehingga si investor bisa subsidi silang antara proyek kereta gantung dengan proyek property," terangnya.

Lebih lanjut kata dia, pemda bisa membuat beberapa paket yang ditawarkan ke investor yang berbeda. "Misalkan radius sekitar seratus meter diberikan ke investor anu, trus di radius lainnya ditawarkan ke investor yang berbeda. Nantinya Bandung akan mempunyai beberapa titik kereta gantung," usul dia.

Dia menambahkan karena SAUM tak pernah untung, sebaiknya pemerintah jangan mengandalkan pinjaman dari luar negeri. "Pemerintah kita kan belum kaya. Nanti pemda hanya akan terus membayar utang, padahal enggak untung. Jelas ini akan membebani," tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Wagub Jabar Dede Yusuf mengusulkan dibangunnya kereta gantung untuk mengatasi kemacetan di Bandung. Kereta gantung yang diusulkan Wagub akan mengitari mulai wilayah Baleendah (Kabupaten Bandung), Padalarang (Kabupaten Bandung Barat), Kota Cimahi, Kota Bandung, sampai Jatinangor (Kabupaten Sumedang).

Sementara Wali Kota Bandung Dada Rosada pun sempat melontarkan ide untuk membangun subway di Bandung. Dadab tengah membidik pinjaman dari China ke Bappenas.
(ern/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini