RSHS Kewalahan Tangani Pasien Ginjal

RSHS Kewalahan Tangani Pasien Ginjal

- detikNews
Rabu, 11 Mar 2009 17:13 WIB
RSHS Kewalahan Tangani Pasien Ginjal
Bandung - Sepanjang tahun 2008 Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) menerima pasien ginjal karena hipertensi sebanyak 2.260 orang. Banyaknya pasien membuat RSHS kewalahan. Sebab, ahli ginjal dan tempat pelayanan cuci darah masih terbatas.

Kepala Sub Bagian Ginjal Hipertensi Bagian Ilmu Penyakit Dalam RSHS, Prof DR Rachmat Soelaeman, dr SpPD-KGH., mengatakan RSHS menerima dua ribu lebih pasien ginjal, yang dipicu hipertensi untuk melakukan cuci darah.

"Dari 2.260 pasien ginjal baru, sekitar 17 persennya merupakan penderita ginjal kronis yang harus melakukan cuci darah," kata Rachmat saat penyampaian Hari Ginjal Dunia 2009, di lantai 5 gedung Perawatan Penyakit Dalam, RSHS, Jalan Pasteur, Rabu (11/3/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, kata dia, jumlah pasien tak sebanding dengan sedikitnya tempat pelayanan cuci darah. Hal itu, menurutnya menjadi kendala merawat pasien ginjal. "Apalagi sekarang ada pasien Gakin dan Gakinda yang mau nggak mau harus dilayani," kata Rachmat.

Jumlah tempat pelayanan cuci darah di Bandung hanya 11 tempat. Sedangkan total tempat pelayanan cuci darah di Jabar dan Banten berjumlah 43 unit.

"Ini sangat jauh dengan jumlah pasien yang menderita penyakit ginjal kronis," ujar Staf ahli penyakit dalam RSHS, Afiatin dr SpPD.

Selain keterbatasan tempat pelayanan cuci darah, keterbatasan ahli penyakit ginjal juga diakui Rachmat sebagai kendala. "Saat ini hanya ada 6 ahli ginjal di Bandung dan itu juga menangani untuk seluruh Jawa Barat," keluh Rachmat.
(ern/ern)


Berita Terkait