Ibu dua anak itu pertama diketahui oleh kakak iparnya, Atim (52), sekitar pukul 12.30 WIB. "Tadi saya mencoba mengecek ke dalam rumah korban. Kebetulan rumah saya berdekatan. Waktu ke dalam rumah, korban sudah meninggal dalam kondisi menggantung di dapur," jelasnya di lokasi kejadian.
Menurut Atim, sebelum kejadian korban hanya tinggal sendirian di rumah. Atim mengaku sempat melihat korban mondar-mandir di luar rumah sekitar pukul 11.00 WIB. Kedua anaknya bekerja dan sekolah. Sementara sang suami, Surya (45), sedang keliling berdagang pisang keju di
wilayah Gegerkalong.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu suami korban, Surya, mengaku bahwa beberapa bulan ini kejiwaan istrinya terganggu. "Selain itu, istri saya sering merasakan pusing dan sakit di bagian dada," ujarnya.
Surya menambahkan, sebelum berangkat dagang pagi tadi, dirinya sempat memberi makan dengan cara menyuapkan lontong kepada istrinya.
Kakak korban, Mamah (45), menambahkan rencananya esok hari Komalasari akan dibawa ke RSJ Cisarua, Lembang.
Sejumlah petugas Polresta Bandung Barat dan Polsek Sukasari datang ke lokasi kejadian. Para tetangga pun tampak silih berganti berdatangan ke rumah korban. Sementara itu, pihak keluarga menilai kejadian tersebut musibah. Mereka menolak jenazah Komalasari dibawa ke RSHS untuk diotopsi.
(bbp/ern)











































