"Setelah kami telusuri, alamat pembuat ciki Obama sulit terlacak. Di Surabaya tidak ditemukan. Begitu pula di Semarang dan Malang," ujar Ketua Perjuangan Pedagang Pasar dan Warung Tradisional (Pesat) Jabar Usep Iskandar Wijaya saat dihubungi detikbandung, Rabu (11/3/2009).
Beberapa waktu lalu, kata dia, Pesat membentuk tim untuk menelusuri pembuat snack Obama yang kemasannya tidak mencantumkan masa kadaluarsa. Makanan ringan tersebut pun beredar di sejumlah warung dan pasar tradisional di Bandung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga kini, kata Usep, makanan ringan tersebut sudah tidak terpajang di kios pasar-pasar tradisional di Bandung. "Ya, sekarang para pedagang tidak ada yang menjualnya," terangnya.
(bbp/ern)











































