Kepala Damri Bandung Sadiyo Sardi mengatakan pemberitahuan pengoperasian TMB baru omongan informal. Damri belum mendapat instruksi tegas dari Kepala Dishub Kota Bandung Timbul Butarbutar.
"Itu baru informal, kami belum terima perintah khusus," kata Sadiyo yang ditemui detikbandung di ruang kerjanya, Jalan Soekarno-Hatta Km 11, Rabu (11/3/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lebih baik dipertimbangkan untuk dipakai usai pemilu. Soalnya, pemilu biasanya ada situasi rawan," ujarnya.
Saat ini 10 bus yang akan digunakan sebagai bus TMB masih diparkir di pul Damri. Sadiyo mengatakan bus dalam keadaan baik dan selalu dirawat kemulusannya.
Seperti diketahui pada saat pengoperasian TMB pertama kali pada 22 Desember 2008 silam, ratusan sopir Angkot di Bandung melakukan aksi mogok massal. Mereka pun menghadang bus TMB yang baru saja berjalan. Bahkan massa pun sempat melempar bus. Karena kejadian itu, pada hari yang sama akhirnya Pemkot Bandung memutuskan untuk menunda pengoperasian TMB hingga Maret 2009, sambil membentuk konsorsium.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung. (rks/ern)











































