Rawan Konflik, Indramayu dan Cirebon Diawasi

Pemilu 2009

Rawan Konflik, Indramayu dan Cirebon Diawasi

- detikNews
Rabu, 11 Mar 2009 11:41 WIB
Bandung - Wakil Kepala Polda Jawa Barat Brigjen Pol Momon Rusmana mengatakan wilayah Indramayu dan Cirebon tergolong kawasan yang diawasi khusus karena diduga muncul potensi konflik horizontal saat pemilu nanti.

"Berdasarkan pengalaman pemilu tahun 2004 dan pemilihan kepala daerah, dua wilayah tersebut kami awasi sebagai daerah rawan 1," katanya usai apel pengamanan Pemilu 2009 di Lapangan Gasibu, Rabu (11/3/2009).

Di dua daerah pesisir utara Jawa Barat itu, polisi akan menjaga tiap tempat pemungutan suara oleh lima petugas yang terdiri dari 2 orang polisi, 4 petugas linmas dan satu unit polisi motor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Rawan satu adalah daerah pemilihan pernah terjadi konflik horizontal. Karakteristik daerah yang masuk ke rawan 1 di wilayah pesisir dan perbatasan," jelasnya.

Selain mengawasi daerah yang berpotensi konflik, polisi juga mengantisipasi daerah yang memiliki jarak antar TPS yang berjauhan. Misalnya, di Sukabumi dan Cianjur Selatan, polisi akan menjaga tiap TPS dengan 6 petugas yang terdiri dari 2 petugas polisi, 4 petugas linmas, dan 2 unit polisi motor.

Sementara itu di Jakarta, usai apel gelar pasukan pengamanan pemilu di Monas, Kapolda Jabar Irjen Pol Timur Pradopo menyatakan dari total 70.810 TPS di Jabar, sebanyak 67.912 TPS termasuk wilayah aman, 2.279 TPS termasuk rawan 1 dan 619 TPS rawan 2. (ern/ern)


Berita Terkait