"Saya berhasil kabur atas suruhan sopir majikan yang kasihan sama saya. Majikan saya sedang ke undangan," ujar Euis saat ditemui di kediamannya, Kampung Cikawati RT 3 RW 3 Desa Pakuhaji, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Senin (9/3/2009).
Euis tiba di rumahnya pada Kamis (5/3/2009). Kondisinya sangat lemah. Dia dibopong oleh tukang ojeg yang mengantarkan dia. Baru saja tiba di rumah, Euis langsung pingsan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut penuturan Euis kepada keluarga, kata Ratna, dia pergi mendaftar ke sebuah agen penyalur tenaga kerja. Euis berniat menjadi TKW di Arab Saudi. Namun, setelah satu tahun di agen tenaga kerja, Euis tak kunjung pergi.
Akhirnya Euis melarikan diri. Kemudian di tengah perjalanan dia bertemu seorang wanita dan menawarkannya bekerja dengan gaji Rp 3 juta.
"Euis tidak tahu dibawa kemana. Katanya pas sampai, dia berada di pantai," ungkap Ratna.
Hingga saat ini belum diketahui kapan tepatnya dan bagaimana perjalanan Euis saat melarikan diri. Euis masih belum bisa berbicara banyak karena masih lemah.
(ern/ern)











































