Zaki yang awalnya berstatus polisi, terpaksa menyandang status narapidana karena kasus perampasan mobil pada tahun 2008. Mobil tersebut adalah milik anggota Yon Armed 9 Sadang, Purwakarta, Kapten Rizky Budianto.
Seperti dituturkan Monna Veeda, ibu Zaki, pemukulan yang dialami Zaki juga karena masalah yang sama. Monna pun menuturkan kronologi kejadian, seperti yang diceritakan Zaki padanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di tempat tersebutlah pemukulan yang diceritakan Zaki terjadi. "Salah seorang tamunya menanyakan mengenai mobil, minta dikembalikan. Lalu dijawab, 'Memang BPKB-nya ada, STNK-nya kan palsu. Itu kan mobil bodong,'" tutur Monna menirukan perkataan anaknya.
Dilanjutkan Monna, mendengar kalimat tersebut, oknum TNI berinisial R itu naik pitam dan memukul bibir bagian kanan sehingga bengkak. Lalu R berusaha memukul kembali, namun ditahan oleh Zaki. Tetapi dua tendangan R mengenai bagian perut Zaki namun tidak sampai meninggalkan bekas memar.
Monna menambahkan, ada warga binaan dan petugas keamanan melerainya. Kelima orang yang membesuk Zaki pun diminta keluar. "Empat orang lain tidak terlibat," ujar Monna.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(lom/lom)










































