Tak Ada Dana, Warga Cinambo Harus Rela Terendam Banjir

Tak Ada Dana, Warga Cinambo Harus Rela Terendam Banjir

- detikNews
Jumat, 06 Mar 2009 15:09 WIB
Bandung - Warga di dua kelurahan yaitu Cinambo dan Cipadung Kulon harus bersabar untuk kembali terendam banjir jika hujan deras mengguyur Bandung. Hal itu karena Pemkot Bandung belum bisa melakukan penyodetan Sungai Cinambo yang sering meluap. Alasannya, anggarannya tidak dialokasikan pada APBD tahun ini.

Wakil Wali Kota Bandung Ayi Vivananda menyatakan akibat hujan deras yang mengguyur Bandung kemarin, sungai Cinambo meluap sehingga menyebabkan ratusan rumah di dua kelurahan terendam.

"Ada 264 KK di 4 RW di Kelurahan Cinambo dan 100 KK di 1 RW di kelurahan Cipadung Kulon yang terendam banjir. Itu dikarenakan adanya penyempitan sungai Cinambo. Apalagi hujan besar, air masuk dari mana-mana sedangkan sungai menyempit, makanya meluap," kata Ayi yang mengaku memantau lokasi hujan dengan beberapa dinas tadi malam, di Pemkot Bandung, Jumat (6/3/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya ketinggian banjir bervariasi sampai yang tertinggi 1 meter. "Ada juga lima rumah di Cinambo yang dindingnya jebol karena tak tahan menahan air sungai," tuturnya.

Untuk mengatasi banjir ini, menurutnya perlu dilakukan penyodetan sungai dan normalisasi sungai. Namun, hal itu tak bisa dilakukan tahun ini karena anggarannya tak dialokasikan pada APBD.

"Dana Rp 10 miliar di APBD untuk penyodetan sungai Cisalatri di Bumi Panyileukan. Kalau itu dipakai nanti tidak sesuai dengan peruntukannya," jelas Ayi.

Untuk penyodetan dan normalisasi ini perlu juga kerjasama dengan kabupaten Bandung. "Itu untuk jangka panjang. Untuk jangka pendek, kita akan invenstarisasi kerugian dan koordinasikan dengan Kabagreska," ujarnya.
(ern/ern)


Berita Terkait