Demikian dikatakan oleh salah satu warga, Oprin Putu Wijaya (43), saat dihubungi detikbandung, Kamis (5/3/2009). Ia mengatakan, banjir bandang bisa terjadi lagi jika terjadi hujan besar.
Oprin menceritakan saat satu hari sebelumnya, air hujan turun deras dari bukit Manglayang. Air bersama tanah dan batu-batu itu lalu menggenangi rumah-rumah yang ada di bawah bukit. Saat itu, Oprin, memperkirakan kecepatan air mencapai 30 km/jam. Meski tidak ada yang rusak, tapi banjir bandang itu telah mengkhawatirkan warga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oprin mengatakan, banjir tidak pernah datang di tempat tinggalnya. Ia menduga karena pembabatan lahan di bukit Manglayang menjadi penyebabnya.
"Pasti karena hutan habis di bagian atas," katanya.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung. (rks/ern)











































