"Melihat banyaknya angkot dan penggunanya di Kota Bandung kami melihat itu sebagai sarana yang efektif untuk sosialisasi," ujar Kepala Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Manajemen Informasi dan Hubungan Partisipasi Masyarakat, Evie Ariadne Shinta, yang ditemui saat pemasangan stiker perdana di Kantor Koperasi Jasa Angkutan Bandung Tertib Baru (Kobanter Baru), Jalan Sadang Serang, Kamis (5/3/2009).
Stiker-stiker tersebut diberikan kepada para pimpinan atau perwakilan trayek yang ada di Kota Bandung. Diantaranya trayek Sadang Serang-Caringin, St.Hall Gede Bage dan lain-lain. Stiker berukuran 30X20 cm itu ditempel di kaca belakang angkot dengan posisi gambar menghadap ke arah dalam. Sehingga penumpang bisa membaca pesan stiker itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Evie kemudian menyebutkan bahwa di Kota Bandung terdapat kurang lebih 5000 unit angkot dengan trayek lebih dari 30 jurusan. Dengan begitu, kata Evie, angkot merupakan media yang pas untuk sosialisasi.
"Jika dalam sehari ada 100 penumpang saja, maka setidaknya 500.000 orang perhari di Bandung yang menggunakan angkot diharapkan ingat dan tahu mengenai tata cara pemilihan," ujar Evie.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung. (tya/rks)










































