YLKI Minta BB POM Bandung Segera Tarik Snack Obama

YLKI Minta BB POM Bandung Segera Tarik Snack Obama

- detikNews
Kamis, 05 Mar 2009 11:25 WIB
YLKI Minta BB POM Bandung Segera Tarik Snack Obama
Bandung - Staf Divisi Pengaduan dan Hukum Yayasan Layanan Konsumen Indonesia (YLKI), Sularsi, meminta Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Bandung harus cepat bertindak, menyusul beredarnya jajanan snack 'Obama Anti Teroris'. BB POM berhak menarik produk tersebut di pasaran.

"Untuk kasus ini yang wajib bertindak adalah BB POM. Mereka harus segera menarik produk ini di pasaran, karena cukup berbahaya jika dikonsumsi," ujar Sularsi, Kamis (5/3/2009).

Menurutnya untuk mengetahui seberapa bahaya snack Obama ini tak perlu menunggu pengujian laboratorium. Hal itu bisa dilihat dari tidak bertanggung jawabnya si produsen karena tidak mencantumkan jelas siapa pembuatnya. Tak hanya itu tak adanya tanggal kadaluarsa dan kode produksi pun menyalahi aturan.

"Produsennya saja kita enggak tahu, trus kapan dibuat dan kadaluarsanya pun enggak ada. Ini jelas patut dicurigai," kata Sularsi.

Snack Obama anti teroris saat ini beredar luas di Bandung. Kemasan yang menarik dengan gambar karikatur Presiden Amerika Barrack Obama dan harga yang murah membuat snack ini laris manis di kalangan anak-anak.

Snack Obama mempunyai dua cover dengan produsen sama yaitu Karya Lancar Indonesia. Cover bungkusan snack Obama yang satu, bergambar karikatur Obama dengan tangan kanan membawa bendera putih. Di tengah bendera itu ada tulisan 'Snack anti terrorist'. Sementara tangan kirinya memegang bom berwarna hijau. Tulisan Obama yang menjadi label snack, setiap hurufnya bergambar bendera Amerika.

Sementara cover bungkusan snack Obama lainnya masih bergambar karikatur Obama. Namun, telunjuk dan jari tengah tangan kanannya membentuk victory. Lalu ada tulisan 'Peace'. Sementara tangan kiri memegang bola dunia. Tulisan Obama berwarna kuning.

Pada bungkusan snack Obama yang 'snack anti terorist', dibagian belakang bungkusan ada tulisan dep.kes.RI.No.sp.137/13.26/91. Sementara untuk snack yang bertuliskan 'peace', di bawah tulisan Obama ada tulisan Depkes.RI.P-IRT.137/13.26/91.

Kemasan snack ini pun tak ada nomor layanan konsumen yang harusnya ada di setiap kemasan. Lalu tak ada juga keterangan halal dari MUI.

Selain gambar karikatur Presiden Barrack Obama yang menarik, di bungkus snack yang dijual hanya Rp 500 ini pun ditulis "Berhadiah bila beruntung". Memang benar, hampir dalam setiap bungkusan, ada mainan anak dari plastik seperti pesawat terbang. Hadiah ini bercampur dengan snack atau biasa disebut chiki oleh anak-anak, tanpa dibungkus oleh plastik lagi.
(ern/ern)


Berita Terkait