"Kalau untuk periksa kontennya perlu uji laboratorium. Namun untuk menyatakan ini berbahaya, bisa dilihat dari kemasan snack yang tanpa mencantumkan produsen jelas, kode produksi dan juga tanggal kadaluarsa," ujar Staf Divisi Pengaduan dan Hukum Yayasan Layanan Konsumen Indonesia (YLKI), Sularsi, saat dihubungi detikbandung, Rabu (4/3/2009).
Tak hanya itu, iming-iming hadiah berupa mainan plastik yang dicampurkan langsung dengan makanan pun sangat berbahaya. "Bagaimana kalau terjadi kontaminasi? Dari sisi kebersihan, makanan ini kan tidak higienis," ujar Sularsi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mungkin maksud si produsen ini baik ingin memberikan hadiah. Tapi akibatnya berbahaya bagi anak-anak yang makan," tegasnya.
(ern/ern)










































