Rektor ITB Anggap Guyonan JK Biasa dalam Evaluasi

Rektor ITB Anggap Guyonan JK Biasa dalam Evaluasi

- detikNews
Senin, 02 Mar 2009 17:12 WIB
Bandung - Rektor ITB Djoko Santoso menilai pernyataan Wapres Jusuf Kalla yang menuntut ITB harus bertanggungjawab jika kabinet gagal dianggap guyonan biasa untuk evaluasi.

"Itu biasa dalam evaluasi," ujarnya di Sabuga, Jalan Taman Sari, Seninย  (2/3/2009).

"Kita akan selalu evaluasi berbagai hal atas apa yang kurang, kalau kurang akan kita perbaiki dan yang baik akan selalu kita tingkatkan," sambung Djoko.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya dalam sidang terbuka Dies Emas ITB, sambil guyon JK mengatakan jika ITB harus bertanggung jawab jika kabinet bersatu gagal. Sebab, banyak menteri yang merupakan alumni ITB.

Menurut JK pula, dari 32 menteri yang ada, 7 berasal dari ITB. Lalu ada 2 hal bidang pemerintahan yang selalu dipegang orang ITB, yang pertama bidang perhubungan, misalnya ada 7 orang menteri bidang perhubungan dari ITB.

"Kalau ada pesawat udara yang macet-macet, saya minta petanggunjawaban ITB, Itu barangkali kurikulumnya harus dievaluasi. Begitu juga dengan menteri energi. Sejak dahulu dipegang ITB, Pertamina ITB, PLN ITB tapi produksi minyak menurun terus, listrik sering padam. Mari kita bekerja bersama dan tentu ini jadi bahan evaluasi," tutupnya.
(ern/ern)


Berita Terkait