Lia ditemukan pertama kali oleh pemilik salon, Ajat. Menurut Jubeadah (60), yang rumahnya persis di samping Salon Ajat, sekitar pukul 02.30 WIB, Ajat berteriak-teriak sambil menggedor-gedor rumahnya. "Ibu tolong, ibu tolong, Lia ada yang membunuh," ujarnya menirukan ucapan Ajat.
Namun, Jubaedah mengaku dia tak berani masuk ke dalam salon. Salah seorang anak Jubaedah, Yayat memberanikan masuk ke dalam. "Anak saya melihat Lia tewas di kamarnya," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sepertinya pelaku masuk dari pintu utama depan dan setelah membunuh Lia, pelaku kabur lewat pintu belakang. Pelaku bawa sepeda motor," tuturnya.
Kecurigaan pelaku kabur lewat pintu belakang, kata Mangapul, karena pintu belakang yang selama ini jarang dibuka, terbuka lebar saat Ajat pulang. Selain itu, di gang kecil belakang rumah, persis pas ke luar pintu belakang, ada goresan di tembok. "Sepertinya step motor yang tergores," kata Mangapul.
Saat ini, puluhan warga Nyengsered berkerumun di lokasi kejadiann yang sudah dipasangi police line. Jenazah Lia dibawa ke RS Hasan Sadikin. Sementara pemilik salon, Ajat, dimintai keterangan di Polsek Astana Anyar. (ern/ern)











































