Dikatakan Bambang, penurunan paling jelas terlihat untuk kereta api kelas ekonomi. Namun berbeda dengan kereta api kelas bisnis dan eksekutif dengan tingkat okupansinya mencapai 75 persen ketika longsor melanda wilayah antara Stasiun Cipeundeuy dan Bumi Waluya, Garut.
"Kereta api ekonomi paling banyak terjadi penurunan penumpangnya. kalau untuk kelas bisnis dan eksekutif masih normal walaupun jam tiba tidak seperti yang dijadwalkan," kata Bambang kepada detikbandung, Minggu (1/3/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bambang mengatakan, mulai dini hari tadi pihaknya telah mulai menyelesaikan evakuasi terhadap jalur kereta yang terkena pergerakan tanah. Sekitar pukul 8.23 WIB kereta api Pasundan jurusan Bandung-Surabaya telah melintasi jalur tersebut yang kemudian disusul dengan kereta api Argo Willis dengan tujuan Surabaya.
"Ini lebih cepat dari jadwal yang diperkirakan. Jika awalnya kita prediksi jalur kerata bisa berfungsi nanti pada pukul 12.00 WIB, tapi ternyata bisa lebih cepat untuk difungsikan," kata Bambang.
Meski demikian, kata Bambang, setiap kereta yang melintasi jalur tersebut tetap bersiaga dengan mengurangi kecepatan sampai 5 km per jam. Sementara kecepatan normal kereta yang melitas setiap harinya 40 km per jam.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung. (ahy/ahy)










































