Demikian pernyataan Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinkes Kota Bandung Rita Verita, saat dihubungi detikbandung, Jumat (27/2/2009). Ia mengatakan, Bandung masih aman tapi waspada.
"Tidak ditemukan, tapi kita sudah kerjasama dengan dinas pertanian dan koordinator kecamatan untuk waspada," kata Rita.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal yang sama terjadi di Kampung Ciseupan, Pasir Jati, Bandung. Di lokasi ini, petugas mendapat laporan ada 5 ekor ayam mati mendadak. Petugas lalu melakukan tes cepat pada tiga ekor ayam dan menemukan virus mematikan itu pada tubuh ayam.
Setelah itu, petugas lalu memusnahkan 30 ekor ayam yang tersisa di lokasi tersebut. Ayam-ayam yang dimusnahkan semuanya milik warga bernama Kahim. Setelah pembakaran, petugas lalu melakukan penyemprotan disinfektan di dua lokasi.
Meski aman, Rita mengharapkan warga berhati-hati dengan virus flu burung.
Di Kota Bandung kasus positif flu burung pada unggas ditemukan sejak tahun 2005 di 2 kelurahan yaitu Kelurahan Gegerkalong dan Kelurahan Pasirluyu, sedangkan tahun 2006 ditemukan di 9 kelurahan yaitu, Kelurahan Pasirkoja, Sindangjaya, Sukagalih, Margasenang, Margasari. Cigadung, Dago, dan Kelurahan Kebon Kangkung. Tahun 2007, sebanyak 23 kelurahan di 17 kecamatan di Kota Bandung positif flu burung dan memusnahkan sedikitnya 1.162 unggas.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung. (rks/rks)











































