Hal itu dikatakan Kapolresta Bandung Tengah AKBP IW Supartha di Mapolwiltabes Bandung, Jalan Jawa, Kamis (26/2/2009). Menurutnya keterangan ini diperoleh dari saksi korban, Dani.
"Yang mengejar puluhan motor, bukan ratusan. Katanya mobil Danu menyenggol sebuah motor yang berada di area balapan liar di Jalan Diponegoro. Lalu dikejar hingga ke Cisangkuy. Tapi beruntung Dani bisa melarikan diri dengan membonceng motor rekannya dan meninggalkan mobilnya di Cisangkuy," ujar Supartha.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk pencegahan ke depan, kata dia, polisi akan melakukan patroli setiap malam. "Sebelum kejadian pembakaran sebenarnya area balapan liar itu sudah dibubarkan, tapi mereka melarikan diri ke sana kemari, susah ditangkap," ujar Supartha.
Menurutnya ada dua titik lokasi yang seringkali dijadikan area balapan liar yaitu Jalan Diponegoro yaitu jalan di depan Gedung Sate, dan juga Jalan Surapati.
"Apakah pelakunya geng motor atau bukan, kita masih selidiki," kata Supartha.
(ern/ern)











































