"Kita sudah sampaikan kepada kapolres-kapolres yang ada di Bandung untuk memerintahkan anggotanya untuk memantau hilangnya Deni," ujarnya di Mapolwiltabes Bandung, Jalan Jawa, Kamis (26/2/2009).
Imam mengaku dirinya khawatir Deni menjadi korban penculikan atau dieksploitasi, seperti dijual untuk menjadi pengamen. "Bisa jadi tak hanya di Bandung, bisa di Bogor, Cirebon atau Jakarta," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, Imam berharap pada keluarga, agar tak mudah percaya dengan orang yang mengaku menemukan Deni. "Kalau ada yang mengaku menemukan Deni dan meminta uang, jangan dituruti," tegasnya.
Ditemui di tempat terpisah, Kapolresta Bandung Tengah I W Supartha menyatakan jajarannya terus mengupayakan mencari keberadaan Deni. "Kami sudah menyebar petugas ke lokasi keramaian, mal, dan stasiun," akunya.
Deni hilang pada 5 Februari silam, usai pulang sekolah. Dia minta izin pada ibunya pergi ke rumah temannya di Rancaekek. Namun sejak itu Deni menghilang hingga hari ini.
(ern/ern)











































