Kampak Terpental dari Tangan, Leher Didi Hampir Putus

Kampak Terpental dari Tangan, Leher Didi Hampir Putus

Baban Gandapurnama - detikNews
Rabu, 25 Feb 2009 17:30 WIB
Bandung - Saat asyik menebang pohon untuk dibuat kayu bakar, kampak di tangan Mudi (47) tiba-tiba terpental dan mengenai leher rekannya Didi (35) yang berada di belakang Mudi. Akibatnya Didi tewas dengan leher hampir putus.

Mudi dan Didi merupakan warga Kampung Paratag Desa Cipanjalu Kecamatan Cileunyi. Namun mereka mencari kayu bakar cukup jauh dari kampungnya yaitu di Gunung Palasari Kampung Cilaja Desa Mekar Manik Kabupaten Bandung. Jarak antara perkampungan dengan gunung sekitar 7 kilometer lebih.

Menurut salah seorang warga Ente, sekitar pukul 12.30 WIB, Rabu (25/2/2009), Mudi datang dengan membopong Didi yang lehernya berlumuran darah. "Dia sepertinya tewas di perjalanan. Lehernya hampir putus, kayanya kehabisan darah," ujar Ente yang ditemui di Kampung Cilaja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan penuturan Mudi, cerita Ente, kejadiannya sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu, Mudi tengah asyik menebang pohon untuk kayu bakar dengan kampak. Namun tiba-tiba kampaknya terpental dan mengenai leher Didi. Saat itu Didi berada di belakang Mudi.

Kemudian Mudi langsung membopong Didi yang lehernya berlumuran darah. "Mudi berjalan sambil bopong korban. Nyampe ke kampung ini sekitar pukul 12.30 WIB. Jadi sekitar 1,5 jam berjalan," tutur Ente.

Menurut Ente, salah seorang warga langsung melapor ke Polsek Cimeunyan. Jenazah langsung dibawa ke RS Hasan Sadikin dan Mudi dimintai keterangan di Mapolsek.
(ern/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads