"Jumlah pengungsi tidak mengalami penurunan malahan bertambah yang tadinya 300-an sekarang mencapai 900-an," ucap Camat Baleendah, Ruli Hadiana, saat dihubungi melalui telepon.
Banjir yang telah menggenangi kawasan Baleendah selama-berhari-hari ini juga menimbulkan penyakit gatal-gatal. "Para pengungsi mulai terkena penyakit gatal-gatal, untuk mengantisipasi penyakit yang akan menjangkit pengungsi, pihak kecamatan telah menyediakan satu unit mobil puskesmas keliling untuk melayani pengungsi," jelas Ruli.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi sekolah yang direndam Banjir membuat anak-anak SD di kawasan tersebut, belajar di sekolah darurat yang bertempat di Gedung Juang Kecamatan Baleendah. "Anak-anak SD Mekar Sari yang sekolahnya terendam, melakukan aktivitas belajarnya di sekolah darurat yang kami sediakan yaitu di Gedung Juang kecamatan Baleendah," ungkap Ruli. (ern/ern)











































