Sejak hilang tanggal 5 Februari 2009, Dewi baru melaporkan hilangnya Deni ke Polwiltabes tanggal 13 Februari 2009. "Belum
pernah ada kabar dari polisi," sesal Dewi saat berbincang di sebuah kantin di Jalan Sumatera, Senin (23/2/2009).
Menurutnya pada Senin, 16 Februari 2009, dia pernah mencoba mendatangi Polwiltabes untuk menanyakan perkembangan pencarian anaknya. Namun, Dewi diacuhkan. "waktu itu mereka cuma bilang kalau laporannya udah mereka terima, lalu saya dicuekin," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, Dewi mengaku dirinya tak bisa mendesak pihak kepolisian untuk mencari Deni. "Kata temen saya kalau mau cari orang harus ada uang dulu buat gerakin polisinya. Saya enggak bisa apa-apa kalau harus pakai uang begitu," tambahnya.
Selain mengandalkan pihak kepolisian, Dewi berencana akan menyebarkan foto anaknya di beberapa stasiun KA dan di dalam gerbong kereta. Dia menduga anaknya berada di stasiun atau setidaknya pernah ke stasiun, karena Deni sangat menyukai kereta api.
(tya/ern)











































