Teman Seangkatan Dwiyanto Dikabarkan Terima Sanksi

Mahasiswa ITB Tewas Saat Ospek

Teman Seangkatan Dwiyanto Dikabarkan Terima Sanksi

- detikNews
Senin, 23 Feb 2009 12:57 WIB
Bandung - Meski sidang kode etik terhadap tiga mahasiswa Geodesi ITB yang dianggap bertanggungjawab terhadap kematian Dwiyanto Wisnugroho telah digelar Kamis pekan lalu (19/2/2009), namun ITB belum juga bisa memberikan sanksi. Malah beredar kabar teman seangkatan Dwiyanto diberikan sanksi yaitu hanya boleh mengambil 10 SKS pada semester dua.

Wakil Rektor ITB bidang kemahasiswaan dan alumni ITB Widyo Nugroho S, saat dihubungi detikbandung, Senin (23/2/2009), mengatakan pihaknya belum memutuskan sanksi yang akan diberikan pada panitia. "Belum selesai, masih ada yang perlu kita bahas. Kita harus lihat masalah ini secara keseluruhan," ujar Widyo.

Widyo mengatakan sanksi yang akan diberikan, dengan mempertimbangkan sanksi yang pernah diberikan oleh ITB pada pelanggaran yang sama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita akan melihat sanksi yang pernah dikeluarkan untuk kasus yang sama pada waktu dulu. Jangan sampai sanksinya nanti tidak tepat dan tidak adil," katanya.

Informasi yang diperoleh detikbandung, tim Komisi Penegakan Norma Kemahasiswaan merekomendasikan tiga mahasiswa yaitu Ketua Ikatan Mahasiswa Geodesi (IMG) Raditya Gunawan, Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru I Putu Tria Dharma, dan Korlap M Zahril Affendy, untuk dicabut status kemahasiswaanya dari ITB.

Tak hanya itu, ITB pun mengganjar peserta orientasi mahasiswa baru yaitu Geodesi angkatan 2007, hanya boleh mengambil 10 SKS pada semester II tahun 2008-2009.

Ketika hal ini dikonfirmasi ke Widyo, dia enggan menjawab. "Pokoknya sanksi nanti berupa gradasi. Mahasiswa angkatan 2007 ini kan sebelumnya sudah menandatangani surat pernyataan tidak boleh ikutan kaderisasi, eh tapi mereka ikut," ujar Widyo.

Menurut Widyo secepatnya ITB akan memberikan keterangan pers mengenai sanksi yang diterima para mahasiswa itu. "Nanti pasti akan saya kasih tahu," katanya.
(ern/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini