Menurut Bogha, sebenarnya polisi mempunyai rekaman CCTV yang merupakan milik rumah yang bersebelahan dengan rumah ibunya di Jalan Jalan Badaksinga No 5 RT05/RW04 Kelurahan Lebak Siliwangi Kecamatan Coblong. "Tapi kata polisi enggak jelas hasilnya. Kalau diperbesar juga enggak bisa maksimal," tutur Bogha saat berbincang di sebuah rumah makan cepat saji di Jalan LRE Martadinata, Kamis Malam (19/2/2009).
Bahkan, kata dia, rekaman CCTV ini pun sempat diperlihatkan kepada Roy Suryo. Namun sama dengan polisi, Roy Suryo pun mengaku tak bisa melihat jelas hasil rekaman itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Bogha, jam yang ada di CCTV menunjukkan pukul 01.38 WIB, 21 Juni 2008. Dari tayangan CCTV, kata Bogha, terlihat pria berjalan terburu-buru ke luar dari rumah ibunya. "Jalannya mirip dengan bapak, sedikit pincang dan salah satu celananya digulung. Itu kebiasaan bapak selama ini," ungkap Bogha.
Masih dalam tayangan CCTV, laki-laki itu menunggu di bawah pohon. Lalu ada mobil Avanza. Di belakang mobil terlihat motor Mio. Lalu laki-laki itu naik mobil tersebut. "Mobil Avanza itu sama dengan mobil yang sering bapak pakai," tutur Bogha.
Dengan adanya rekaman CCTV ini, Bogha menduga kuat jika ayahnya sendiri lah yang membunuh ibunya. "Ibu dibunuh di dalam kamar dan tidak ada tanda-tanda pengrusakan. Pasti pembunuhnya orang dalam dan yang dikenal," ujarnya.
Hal itu juga diperkuat dengan luka pada jenazah ibunya, yang luka parah di bagian wajah. Menurut Bogha, semasa hidupnya, ibunya kerap dipukuli, ditendang, dan ditampar di bagian muka. "Bapak kalau memukul pasti di bagian muka," jelasnya.
Yanti Heryanti Idris (47) ditemukan tewas di rumahnya di Jalan Badaksinga No 5 RT05/RW04 Kelurahan Lebak Siliwangi Kecamatan Coblong pada Sabtu, 21 Juni 2008 silam.
Korban berada dalam kamar tidurnya dengan kondisi luka-luka di sebagian wajah dan leher, bekas penganiayaan. Korban yang oleh karyawannya sering dipanggil Ibu Haji Neneng itu ditemukan anaknya, Reisa.
korban terakhir bertemu dengan anaknya, Reisa pada hari Jumat (20/6/2008) pukul 23.00 WIB. Setelah itu, mereka belum bertemu lagi. Terakhir ditemukan Sabtu pagi kira-kira pukul 10.00 WIB dalam keadaan sudah meninggal di tempat tidur.
(ern/ern)










































