BPLH Sidak ke Pabrik-pabrik

BPLH Sidak ke Pabrik-pabrik

- detikNews
Rabu, 18 Feb 2009 12:20 WIB
BPLH Sidak ke Pabrik-pabrik
Bandung - Menindaklanjuti pemanggilan tujuh pabrik yang diduga mencemari Sungai Ciparumpung di Kiara Condong, Badan Pengelola Lingkungan Hidup (BPLH) Kota Bandung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa pabrik yang diduga tidak memfungsikan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL)-nya.

Kepala BPLH Nana Supriyatna mengatakan, sidak ini dilakukan untuk mengecek keterangan yang didapat BPLH pada saat pemanggilan.

"Bilangnya kan mereka tidak melanggar, sekarang kita lihat," ujar Nana, Rabu (18/2/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ada pun pabrik pertama dari tiga pabrik yang didatangi yaitu pabrik Naga Mas di Jalan Sulaksana Baru. Di pabrik Naga Mas ini BPLH menemukan biological oxygen demand (BOD) yang mencapai 70 epm (sama dengan miligram/liter-red), masih di atas standarnya 60 epm.

BPLH kemudian menginstruksikan pemilik pabrik untuk menurunkan angka BOD tersebut. Namun Nana menilai pabrik tersebut sudah menjalankan upayanya menurunkan BOD, yang salah satunya dengan menurunkan tingkat turunan air limbah atau aerasi (salah satu unit pengolahan limbah yang fungsinya menurunkan temperatur dan menambah kadar oksigen-red).

Sementara pemilik pabrik Sutanto menyatakan akan menyanggupi instruksi BPLH. Upaya lain yang akan mereka lakukan adalah menggunakan obat kimia di antaranya kapur, verosulfat dan polimer yang fungsinya untuk mengentalkan limbah.

Sutanto juga mengaku pihaknya selama ini tidak pernah mendapatkan keluhan dari warga mengenai pencemaran sungai. "Namun kita tetap memperhatikan bila BOD kita dianggap melebihi batas yang seharusnya.



Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.

(lom/lom)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads