"Semoga tahun ini kita bisa dapat Adipura, karena sudah lama sekali Bandung tidak pernah dapat," ujar Ayi Vivananda usai memberikan pengarahan kepada camat se-Kota Bandung, di Kantor Kecamatan Batununggal, Jl Venus, Bandung, Selasa (17/2/2009).
Di tempat yang sama, Ketua Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH) Kota Bandung, Nana Supriyatna, mengatakan, dana sebesar Rp 300 juta digunakan untuk pengadaan perangkat kebersihan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bantuan itu untuk pembelian tong sampah, roda sampah, serta pendidikan ke warga tentang sosialisasi lingkungan," tambah Nana Supriyatna, yang mendampingi Wakil Walikota saat melakukan pengarahan kepada seluruh camat di Kota Bandung.
Nana mengatakan untuk mendapatkan Adipura tidak mudah. Penilaian akan dilakukan oleh pemerintah pusat melalui Kementrian Lingkungan Hidup dan bekerjasama dengan LSM Lingkungan.
Saat ditanya tentang kualitas lingkungan di Kota Bandung, Nana mengatakan masih banyak yang harus diperbaiki. Dari 114 titik pantauan BPLH, ada 14 titik yang dinyatakan masuk kategori baik, yaitu hutan kota dan taman.
Sisanya kategori sedang, seperti, jalan perumahan, perkantoran. Dan yang masuk kategori buruk adalah TPA, sungai, dan gorong-gorong atau drainase, stasiun kereta, terminal, dan juga pasar.
"Ya walaupun tidak menang, setidaknya Bandung tidak jadi kota terkotor lah," ujar Nana saat ditanya target dalam penghargaan Adipura tahun ini.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(tya/rks)










































