Mobil Milik Mahasiswa ITB dan Unpas Dibobol Maling

Mobil Milik Mahasiswa ITB dan Unpas Dibobol Maling

Baban Gandapurnama - detikNews
Selasa, 17 Feb 2009 14:55 WIB
Mobil Milik Mahasiswa ITB dan Unpas Dibobol Maling
Bandung - Hati-hati memarkirkan kendaraan anda di wilayah Kecamatan Coblong. Hari ini, Selasa (17/2/2009), dua kendaraan milik mahasiswa di Bandung dibobol maling. Modusnya, kaca mobil dipecahkan dan barang-barang didalamnya dijarah.

Sekitar pukul 09.00 WIB, mahasiwa jurusan Arsitektur ITB Melisa Krisanti (20), bersama dua temannya Meutia Citra (20) dan Radinka Rianda (21), akan menuju kampus ITB Jalan Ganesa. Namun di Jalan Dipatiukur, ketiganya mampir dulu warung fotocopy seberang Kafe 21. Kebetulan warung fotocopy terletak dalam sebuah gang, sehingga mobil diparkirkan di pinggir jalan, dekat mulut gang.

Yang pertama kali turun dari mobil Suzuki Swift Nopol B 1483 GP, milik Melisa, adalah Meutia. Kemudian disusul Melisa dan Radinka. Selang lima menit kemudian, Meutia kembali lagi ke mobil karena dompetnya ketinggalan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Alangkah kagetnya Meutia karena kaca pintu kanan belakang sopir pecah berantakan. Tas miliknya dan Melisa yang disimpan di jok belakang raib. Tas Melisa berisi handpone, ipod, kamera digital, dompet, dan hardisk. Sedangkan tas milik Meutia berisi laptop, handphone, dompet, dan ipod.

"Kerugiannya hampir Rp 35 juta," ujar Melisa yang dijumpai saat melapor di Polsek Coblong, Jalan Sangkuriang. Melisa mengaku ini kali kedua, mobilnya dibobol maling. "Dulu saat 2006 saat diparkir di Jalan Bagusrangin, mobil dibobol. Tape mobil hilang," katanya.

Selain Melisa, mobil milik Cahya Ginandjar (19), mahasiswa Unpas Jurusan Hubungan Internasional pun dibobol maling, hari ini. Mobil BMW dengan nopol B 140 SM miliknya diparkir di depan kosan miliknya di Jalan Bagusrangin.

"Sekitar pukul 10.30 WIB, pas saya lihat, kaca kiri bagian depan mobil sudah hancur berantakan. Kemungkinan kejadiannya subuh, soalnya ibu-ibu di sana sudah melihat kaca mobil pecah sejak pagi banget," tuturnya yang ditemui din Polsek Coblong.

Sama dengan Melisa, Cahya pun mengaku mobilnya sudah dibobol dua kali. Sekitar tiga bulan lalu saat dirinya ngekos di Jalan Jalaprang. "Dulu DVD player dan speaker dibawa. Untunglah sekarang tidak ada yang hilang," ujarnya. Padahal kata Cahya, di dalam mobilnya ada tape dan pakaian.

Sementara itu Kapolsek Coblong AKP Dodo Nurwenda, menyatakan pihaknya akan menyelidiki dua kasus tersebut. "Akhir 2008 pernah juga terjadi aksi pembobolan mobil. Empat pelaku tertangkap dan satu masih DPO. Kita curiga ada hubungannya dengan kelompk itu," katanya.
(ern/ern)


Berita Terkait