"Itu kan cuma isi sms dari sekda. Isinya tentang tulisan di majalah yang menyebut Bandung sebagai kota dengan pelayanan publik terbaik," ujar Enrizal saat dihubungi detikbandung, Senin (16/2/2009).
Enrizal mengatakan survei tentang pengelolaan pelayanan publik itu masih harus diteliti lebih detail. Survei seharusnya memaparkan aspek-aspek ukuran yang terukur mengenai pelayanan publik. Sebab, dari kenyataan di lapangan masalah pelayanan pemerintah terhadap warga dinilai masih lamban. Misal, dalam hal pengurusan izin, pemerintah kota masih lamban dan jarang bertindak proaktif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ditanya soal sikapnya terhadap hasil survey tersebut, Enrizal berharap pemerintah tidak sedang bereuforia. Malah sebaliknya, pemerintah harus lebih memperbaiki diri.
"Saya berpatok pada hasil survey yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Ini lembaga resmi negara yang memiliki ukuran yang jelas. Patokannya itu saja dulu," ujarnya.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(rks/lom)











































