Utones saat ini hanya bisa diinstall di ponsel dengan sistem operasi symbian 2 dan 3. Dan ponsel dengan sistem operasi symbian hanya Nokia. Tetapi dengan keterbatasan tersebut, Utones sudah banyak penggunanya.
"Sampai saat ini jumlah pelanggan sudah 96 ribu. Padahal baru diedarkan akhir tahun lalu," kata Head of Marketing Communication Division PT Mobile Kreasi Indonesia Dendi Pratama saat ditemui detikbandung di Hotel Aston Braga, Jalan Braga No 98-101, Kamis (12/2/2009) petang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dendi boleh optimis akan dapat meraih pasar lebih banyak lagi. Berdasarkan hasil survey yang dilakukan oleh pihaknya, jumlah pemakai ponsel dengan sistem operasi symbian di Indonesia mencapai 50 juta.
"Kita mentargetkan 500 ribu pelanggan pada tahun ini. Karena kita harus mengedukasi masyarakat tentang Utones. Kami juga menargetkan omzet per bulannya sekitar Rp 9 miliar," papar pria berkacamata ini percaya diri.
Aplikasi yang termasuk dalam kategori delivery mobile content ini merupakan kreasi original anak bangsa. Di tingkat Asia Pasifik belum ada yang mengeluarkan konten tersebut.
"Kita pertama di Asia Pasifik. Saya dengar kabar Rusia juga sedang mengembangkan semacam ini. Tapi belum," kata Dendi semangat.
Dendi menambahkan, cepatnya pertumbuhan pelanggan dan pengiklan karena konsep bisnis yang dipakai adalah win-win solution.
Untuk pengiklan akan mendapatkan media iklan dengan target market yang segmented sesuai karakteristik produknya. Pengguna ponsel akan mendapatkan konpensasi untuk setiap iklan yang dilihat serta untuk agen akan mendapatkan kompensasi dari iklan yang dilihat oleh user yang terdaftar melalui agen tersebut.
"Bandung menjadi kota launching pertama setelah produk kita ada karena Bandung adalah gudangnya industri kreatif. Dan kita merupakan industri kreatif," pungkas Dendi.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(afz/lom)










































