"Ini teknologi baru dan pertama kali di Indonesia bahkan di Asia Pasifik," kata Head of Marketing Communication Division PT Mobile Kreasi Indonesia Dendi Pratama saat ditemui detikbandung di Hotel Aston Braga, Jalan Braga No 98-101, Kamis (12/2/2009) petang.
Menurut Dendi, bukannya hanya pemasang iklan saja yang akan mendapatkan keuntungan. Pelanggan yang notabene konsumen iklan tersebut akan mendapatkan upah 50 poin dan konpensasi atas GPRS yang dipergunakan sebanyak 50 poin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan konsep win-win solution, Utones berbagi keuntungan antara pengiklan, pelanggan serta agen distribusi Utones.
"Kita memberikan win-win solution bagi pengiklan, pengguna handphone dan agen distribusi. Semuanya mendapatkan keuntungan," tukasnya.
Untuk pengiklan, tambah Dendi, akan mendapatkan media iklan dengan target market yang segmented sesuai karakteristik produknya. Pengguna ponsel akan mendapatkan konpensasi untuk setiap iklan yang dilihat serta untuk agen akan mendapatkan kompensasi dari iklan yang dilihat oleh user yang terdaftar melalui agen tersebut.
"Tidak ada promosi yang sia-sia karena tidak tepat sasaran. Pengiklan akan diarahkan ke pelanggan yang spesifik. Sedangkan pelanggan akan menerima kompensasi setiap kali melihat iklan. Agen juga akan kebagian untung. Semuanya untung pokoknya," kata Dendi sumringah.
Namun sayang aplikasi ini belum bisa diinstall ke semua jenis ponsel yang beredar di pasaran. Utones baru bisa dibenamkan dalam ponsel yang bersistem operasi symbian.
"Saat ini baru bisa di ponsel dengan sistem operasi symbian, baik symbian 2 ataupun 3. Kita akan kembangkan untuk ponsel dengan sistem operasi windows mobile. Rencananya 2 bulan lagi sudah selesai," pungkas pria berkacamata ini.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(afz/lom)











































