"Kemarin kita sudah panggil dan ternyata mereka menolak untuk datang, kita tidak permasalahkan itu, kita ikuti prosedur yang ada saja," kata Kapolres Cimahi AKBP Purwoleno kepada detikbandung, Kamis (12/2/2009).
"Kalaupun mereka kemarin menolak itu hak AMP. Tapi sampai saat ini masih kooperatif," sambung Kapolres.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nanti kalau masih ada yang terputus dan dibutuhkan keterangan dari ITB kita akan panggil. Kita tetap akan perdalam dan kaitan cerita-cerita tersebut," ujar Kapolres.
Rencananya Polisi akan memanggil dua orang petugas medic dari AMP yang berada di waktu kejadian dan seorang supervisor AMP yang berprofesi dokter.
"Walau supervisor ini tidak di tempat kejadian kita tetap akan periksa," kata Purwo.
Diketahui, kegiatan yang diadakan oleh Ikatan Mahasiswa Geodesi (IMG) ITB pada Sabtu (7/2/2009) kemarin, merenggut nyawa seorang mahasiswa geodesi angkatan 2007 Dwiyanto Wisnugroho. Kegiatan diadakan di Desa Gunung Batu, Pagerwangi, Lembang, Kabupaten Bandung Barat.
Hingga saat ini polisi belum mengantungi nama tersangka dan belum mengetahui penyebab tewasnya Dwi.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung. (ahy/ern)











































