Hari Ini, Polisi Periksa 3 Tim Medis dari AMP Unpad

Hari Ini, Polisi Periksa 3 Tim Medis dari AMP Unpad

- detikNews
Kamis, 12 Feb 2009 10:48 WIB
Hari Ini, Polisi Periksa 3 Tim Medis dari AMP Unpad
Bandung - Hari ini, Kamis (12/2/2009), Polres Cimahi akan meminta keterangan tiga tim medis dari Atlas Medical Pioneer di Mapolresta Cimahi. Dua diantara adalah tim medis yang turut berada di lapangan dan seorang supervisor AMP berprofesi sebagai dokter.

"Kemarin kita sudah panggil dan ternyata mereka menolak untuk datang, kita tidak permasalahkan itu, kita ikuti prosedur yang ada saja," kata Kapolres Cimahi AKBP Purwoleno kepada detikbandung, Kamis (12/2/2009).

"Kalaupun mereka kemarin menolak itu hak AMP. Tapi sampai saat ini masih kooperatif," sambung Kapolres.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Purwo, pemanggilan tiga orang dari AMP tersebut masih terkait dengan mencari rangkaian cerita yang terputus dari kesaksian dua belah pihak, yaitu AMP dan ITB.

"Nanti kalau masih ada yang terputus dan dibutuhkan keterangan dari ITB kita akan panggil. Kita tetap akan perdalam dan kaitan cerita-cerita tersebut," ujar Kapolres.

Rencananya Polisi akan memanggil dua orang petugas medic dari AMP yang berada di waktu kejadian dan seorang supervisor AMP yang berprofesi dokter.

"Walau supervisor ini tidak di tempat kejadian kita tetap akan periksa," kata Purwo.

Diketahui, kegiatan yang diadakan oleh Ikatan Mahasiswa Geodesi (IMG) ITB pada Sabtu (7/2/2009) kemarin, merenggut nyawa seorang mahasiswa geodesi angkatan 2007 Dwiyanto Wisnugroho. Kegiatan diadakan di Desa Gunung Batu, Pagerwangi, Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Hingga saat ini polisi belum mengantungi nama tersangka dan belum mengetahui penyebab tewasnya Dwi.



Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung. (ahy/ern)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads