"Kita belum bisa simpulkan penyebab meninggalnya korban karena kita belum bisa melakukan otopsi terhadap tubuh korban," kata Kapolres Cimahi AKBP Purwolelono kepada detikbandung melalui telepon selulernya, Rabu (11/2/2009).
"Maka dari itu kita belum bisa menyimpulkan apa penyebab meninggalnya korban," sambung Purwo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita sudah komunikasikan kepada pihak keluarga mengenai hal itu. Namun kita melihat sisi humanis keluarga korban yang sedang dirundung duka," kata Kapolres.
"Tapi kita tetap akan lakukan otopsi terhadap jenazah Dwi untuk mengetahui apa penyebab tewasnya Dwi walau tanpa persetujuan pihak keluarga," jelas Purwo.
Hingga saat ini polisi masih terus melakukan pemeriksan terhadap panitia dan alumni untuk mencari rangkaian cerita yang terputus.
"Mereka dimintai keterangan untuk mecari rangkaian cerita yang terputus berdasarkan kronologis kejadian dari kedua belah pihak, yaitu ITB dan juga AMP," kata Purwo.
Disinggung mengenai pengantungan calon nama tersangka dari 34 saksi yang telah diperiksa polisi, Purwo menegaskan jika pihaknya belum mengerucutkan nama-nama saksi yang diperiksa menjadi tersangka.
"Mereka semua masih sebagai saksi. Belum ada pengerucutan ke arah tersangka. Tapi mudah-mudahan bisa cepat dilakukan," pungkasnya. (ahy/lom)










































