GPS tersebut tidak hanya membuat waktu respon menjadi semakin cepat, rute dan posisi mobil patrolipun terpantau. Hal tersebut diakui oleh Wakil Kapolwiltabes Bandung AKBP M Iswandi Hari saat ditemui detikbandung, usai mengisi satu acara di Gedung Landmark di Jalan Braga, Rabu (11/2/2009) siang.
"Memang belum semua mobil patroli yang kita punya dipasang GPS. Tapi dari yang sudah ada, patroli jadi terpantau dan waktu meresponnya jadi lebih cepat," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hanya 20 menit saat terima laporan dari masyarakat. Petugas kontrol kita akan mengecek dimana posisi patroli terdekat. Namun jika siang hari memang agak lebih lama karena faktor kemacetan," jelas pria berbadan tegap ini.
Saat ini tengah disiapkan 100 petugas polisi yang akan menjadi operator sekaligus driver dari mobil patroli yang telah dipasang GPS. Pihak Polwiltabes Bandung menggandeng Telkom untuk melatih personilnya tersebut.
"Kebetulan Telkom yang punya jaringan dan suka hati mau melatih kita. Kebetulan mereka juga punya banyak komputer yang bisa dipergunakan," terang pria yang pernah menjabat sebagai Wakapolres Pekalongan tahun 2003.
Sebelumnya kepada detikbandung, Corporate Secretary Kandatel Bandung Irwan Sobrian mengatakan pihaknya telah memberikan pelatihan kepada anggota polisi di lingkungan Polwiltabes Bandung. Sudah beberapa angkatan yang mereka latih dan program pelatihan tersebut akan tetap dilakukan sejauh dibutuhkan.
"Pada prinsipnya kita siap bantu dan selalu mensupport apapun yang dibutuhkan," tegas Irwan. (afz/lom)











































