ITB Heran Kenapa Dwi Tetap Dibilang Sehat oleh AMP

Mahasiswa ITB Tewas Saat Ospek

ITB Heran Kenapa Dwi Tetap Dibilang Sehat oleh AMP

Baban Gandapurnama - detikNews
Selasa, 10 Feb 2009 16:39 WIB
ITB Heran Kenapa Dwi Tetap Dibilang Sehat oleh AMP
Bandung - Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumi ITB Widyo Nugroho Sulasdi mempertanyakan prosedur pemeriksaan yang dilakukan tim medis Atlas Medical Pioneer (AMP) dari Fakultas Kedokteran Unpad. Widyo heran kenapa Dwiyanto Wisnugroho tetap dinyatakan sehat, meski sudah jatuh dan pingsan.

Menurut hasil penyelidikan Komisi Penegakan Norma Kemahasiswaan ITB, kata Widyo, pada saat pemberangkatan Dwi dinyatakan sehat oleh AMP.

"Tapi pada saat berjalan pertama sejauh 1,2 kilometer, Dwi sudah terjatuh pada saat baru berjalan 400 meter. Ini yang aneh, saat dia terjatuh kok dia masih dinyatakan sehat dan kenapa mesti disuruh ikut kembali ke rombongan," ujar Widyo saat jumpa pers di Gedung Rektorat, Jalan Tamansari, Selasa (10/2/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian, lanjutnya, Sabtu 7 Februari sekitar pukul 19.40 hingga 20.30 WIB, Dwi sempat pingsan dan mendapat perawatan dari tim medis AMP. Namun setelah itu, tim medis kembali menyatakan Dwi sehat (lihat berita Kronologi kematian Dwi-red). "Padahal saat itu kondisi Dwi sudah parah," ujarnya.

Lalu Minggu dini hari, sekitar pukul 00.00 WIB, saat Dwi ingin pulang kenapa tidak segera membawa Dwi pulang. "AMP kenapa kok masih menyatakan Dwi tetap sehat, dari awal saat dia jatuh dan pingsan kok tetap dikatakan sehat. Ini tanggung jawab besar AMP," tegas Widyo.

Lebih lanjut Widyo mengatakan ITB akan bertemu dengan keluarga korban untuk memperbincangkan riwayat kesehatan Dwi. "AMP katakan Dwi sehat. Kita ingin minta keterangan dan kejujuran dari keluarga Dwi, dia punya riwayat penyakit apa," katanya.

(ern/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini