Penari Jaipong Cilik Sempat Ada yang Mogok Menari

3G Jaipong Dibatasi

Penari Jaipong Cilik Sempat Ada yang Mogok Menari

- detikNews
Senin, 09 Feb 2009 18:40 WIB
Bandung - Imbauan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan soal pembatasan goyang, gitek, geol (3G) dalam tarian jaipong ternyata sedikit berdampak bagi para penari cilik. Ada penari cilik yang sempat mogok latihan karena mendengar tarian tradisional Jabar itu dilarang.

Hal itu diungkapkan Pimpinan Sanggar Jaipong Gondo Art Production dari Purwakarta, Gondo, di Taman Budaya Jabar, Jalan Ir Juanda, Senin (9/2/2009).

Gondo menceritakan sempat ada salahsatu muridnya yang tidak mau latihan bahkan hampir keluar sanggar karena takut. "Murid sanggar saya itu lihat di tv katanya jaipong dilarang, jadi dia takut," kata Gondo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun setelah diberi pengertian baik oleh orang tua dan juga Gondo, akhirnya anak itu pun mau latihan kembali. "Jangan takut, da jaipongan mah bukan jurig," kata Gondo mencontohkan saat memberi pengertian pada murid sanggarnya yang masih anak-anak itu.

Namun, katanya, dari 200 murid sanggarnya itu, hanya sedikit sekali yang bereaksi semacam itu. "Ya bisa dikatakan tak terpengaruh," tambahnya.

Hal serupa juga dikatakan pimpinan sanggar lainnya yaitu, Buyung Rumingkang dari Jaipong Art Rumingkang. "Tidak ada komentar tentang itu dari murid2 saya, mungkin masih kecil jadi tidak mengerti," kata Buyung.

Dalam latihan yang dilakukan di taman budaya dago pun terlihat belasan anak mulai dari 5 tahun sampai sma tekun berlatih tari Jaipong. Mereka antusias saat menerima instruksi dari pelatih dan juga saat menari.

Salah satu murid sanggar Rumingkang ini mengaku ikut kegiatan tari jaipong karena ingin mendapat banyak teman. "Senang jadi banyak teman," kata putri (8). "Seneng, tari jaipong bagus," komentar Ia (5) saat ditanya mengapa menyukai tari jaipong.

Ketika ditanya apakah mereka mengetahui tentang adanya imbauan dari gubernur untuk mengurangi goyangan, semua murid pun hanya menggelengkan kepalanya sambil tertawa kecil. "Tapi jaipong kan harus ada goyangan," kata Salma (6) dengan polos.

Dalam latihan tersebut, anak-anak ini menggunakan kain bawahan berupa rok ditambah dengan stagen. Mereka juga melakukan 3G dalam latihannya. "Dalam tari jaipong ini kita menggabungkan tari modern seperti balet, kontemporer, silat dan lainnya, jadi geolan tidak mendominasi," ungkap Buyung.

(ern/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads