Mahasiswa ITB Tewas Saat Ospek
Bagian Kemahasiswaan dan Tim Medis Unpad Juga Diperiksa
Senin, 09 Feb 2009 17:53 WIB
Bandung -
Ternyata tak hanya tiga mahasiswa yang diperiksa, polisi juga meminta keterangan tiga orang saksi lainnya yang berasal dari pihak rektorat ITB dan juga tim medis dari Unpad, yang sempat menangani Dhiyanto Wisnu Nugroho (sebelumnya ditulis Dwi Yanto Wisnugroho-red). Pembetulan nama ini berdasarkan data bagian kemahasiswaan ITB.Keenam saksi yang diminta keterangan Raditya Gunawan sebagai Ketua Ikatan Mahasiswa Geodesi (IMG), I Putu Tria Dharma sebagai Ketua Pelaksana Program pelantikan anggota baru (PPAB), Dias, salah satu panitia. Tiga saksi lainnya adalah Ciptati sebagai staf wakil rektor bidang kemahasiswaan, Djadji Satira sebagai Kepala Biro kemahasiswaan, dan dr Agus Suhendar sebagai ketua tim Atlas Medical Pioneer (AMP) dari Unpad. AMP diperbantukan dalamm acara ini.Menurut Kapolresta Cimahi AKBP Purwolelono pemeriksaan dilakukan sejak pukul 11.30 WIB hingga 16.00 WIB. "Fokus pemeriksaan terhadap tiga mahasiswa. Kita arahkan ke proses kematian Dhiyanto Wisnu Nugroho yang berumur 22 tahun," jelasnya di kampus ITB, Jalan Ganesa, Senin (9/2/2009).Saat ini, kata dia, sedang dilakukan pengecekan ke lokasi. "Pemeriksaan akan dilanjutkan esok hari di Polresta Cimahi," kata dia.Ketika ditanya apakah sudah ada penetapan tersangka, Purwolelono menyatakan belum ada. Pihaknya masih mengembangkan kasus ini."Apakah ada kasus pidana lainnya atau tidak, masih kita selidiki," katanya. Dia pun mengaku tidak mempunyai keterangan dari pihak rumas sakit. "Karena belum ada otopsi dari rumah sakit," katanya.
(ern/ern)










































