Selama ini, Dwi Yanto ngekos di Kosan Ibu Marso di Jalan Saggkuriang P1 RT 2 Rw 12 Kelurahan Dago Kecamatan Coblong.
Ponakan ibu kos, Igi (28), mengaku terkejut atas berita kematian Dwi Yanto yang ia panggil Wisnu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Igi, Dwi Yanto dikenal pribadi yang santun dan baik. "Dia enggak pernah neko-neko dan buat masalah di kosan. Kalau lewat di depan kami selalu bilang permisi," ungkapnya.
Meski suka bergaul, Dwi Yanto lebih senang menghabiskan waktunya di dalam kamar. "Dia cukup penyendiri. Sering diam di dalam kamar. Ya mungkin begitu anak-anak ITB, pada kutu buku," katanya.
Menurutnya barang-barang Dwi Yanto masih berada di dalam kamar. "Keluarga masih berduka jadi barangnya belum diambil," katanya. Kamar Dwi Yanto berada di lantai dua. Ketika wartawan meminta izin mengambil gambar kamarnya, Igi tak mengizinkannya. "Ibu kosanya enggak ada," katanya.
(ern/ern)











































