"Tadinya kita tidak pilih-pilih. Kita juga ingin memfasilitasi anak muda, tapi setelah kejadian kemarin kita jadi selektif," kata Kepala Unit Jasa Hiburan Gedung AACC Nugroho, ketika ditemui di kantornya di Jalan Braga, Bandung, Senin (9/2/2009).
Setelah kejadian tersebut, imbuh Nugroho, gedung menjadi sepi tanpa kegiatan dan selama seminggu sempat pula ditutup untuk penyelidikan pihak kepolisian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Maksudnya jarang, ya, paling pernah ada konser musik klasik dan wisuda, tapi itu pun dua bulan sekali," keluh Nugroho.
Nugroho mengaku pihaknya belum berani untuk menyewakan kembali kegiatan untuk kegiatan undergroud. Nugroho menuturkan pernah ada pihak yang akan menyewa gedung untuk keperluan konser underground namun ditampiknya. "Kita belum berani," jawabnya.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung. (ahy/ern)











































