Bandung - Sekretariat Ikatan Mahasiswa Geodesi (IMG) terlihat lengang, Senin (9/2/2009). Hanya sekitar tiga orang yang terlihat. Mereka lebih memilih tutup mulut saat ditanya perihal kematian rekannya, Dwi Yanto, pada saat mengikuti kegiatan penerimaan mahasiswa baru, Minggu dini hari (8/2/2009).
"Kami tidak berhak bicara, semua ada di rektorat," ujar salah seorang pengurus IMG yang identitasnya tidak mau disebutkan.
Meski demikian, dia membenarkan adanya kematian Dwi Yanto. Namun mengenai kronologis kematian Dwi, lagi-lagi dia menyerahkannya ke pihak rektorat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, mahasiswa lainnya ITB, Vergi, mahasiswa seni rupa angkatan 2007, mengaku baru mengetahui kematian Dwi Yanto, saat melihat ada dua karangan bunga yang berada di depan gerbang. Dua karangan bunga itu berasal dari KM ITB dan mahasiswa Fakultas Ilmu dan Metedologi Kebumian.
Sedangkan Humas KM ITB Nafisa mengatakan KM ITB tidak tahu menahu kegiatan IMG. Hubungan KM ITB dan himpunan mahasiswa jurusan hanya koordinasi. "Tak perlu ada surat izin dari himpunan ke KM ITB," jelasnya.
(ern/ern)