Ketua panitia Hairunnisa mengungkapkan, acara ini memiliki visi untuk menginspirasi orang-orang sekitar agar bisa lebih peduli dengan lingkungan terutama sampah.
Acara yang dimulai dari pukul 09.00- 16.00 WIB ini juga ingin menggerakkan pemuda agar lebih peduli dengan sampah. "Kami ingin para remaja peduli dengan sampah, makanya kita menghadirkan pemuda-pemuda yang mempunyai inovasi dalam bidang lingkungan sebagai pembicara," ujar Hairunnisa.
Acara yang dihadiri ratusan peserta ini menghadirkan seminar tentang global warming yang dibawakan oleh Wanadri. Selain itu, digelar juga workshop tentang mengelola barang bekas yang tidak dapat di daur ulang menjadi barang-barang yang bisa bermanfaat.
Barang-barang ramah lingkungan seperti Tas Bagoes (tas yang berfungsi sebagai pengganti kantung plastik) dan mainan-mainan yang terbuat dari hasil daur ulang turut dipamerkan. (ema/ema)











































