Tak ada spanduk atau poster yang biasa demonstran bawa. Massa hanya membawa sekitar sepuluh bendera HMI.
Dalam orasinya, mereka menuntut untuk bertemu dengan rektor. Rektor UIN diminta untuk menandatangani kontrak mengenai bebas KKN di lingkungan kampus. Pihak universitas juga diminta untuk memperbaiki insfrastruktur kampus.
Danlap aksi Rizki Laelani menyatakan banyak infrastruktur yang tidak layak, seperti WC. "Anggaran juga mesti jelas rinciannya agar tidak ada KKN," katanya ditemui di sela-sela aksi.
Setelah hampir satu jam mereka berorasi, akhirnya hanya Pembantu Rektor IV Moh Najib yang menemui demonstran.
"Kami akan memperbaiki fasilitas kampus secara bertahap. Kami juga berencana akan membangun gedung baru pada 2010," katanya di hadapan demonstran.
Ucapan ini disambut tepuk tangan massa. Kemudian demonstran melakukan aksi longmarch ke bunderan cibiru. Akibatnya arus lalu lintas dari Soekarno Hatta ke Cibiru macet.
(ern/ern)











































