9 Perusahaan Ikut Tender Logistik Pemilu

KPU Jabar

9 Perusahaan Ikut Tender Logistik Pemilu

- detikNews
Selasa, 03 Feb 2009 17:40 WIB
Bandung - Jumlah perusahaan yang mengajukan penawaran untuk pengadaan kotak suara dan bilik suara melebihi batas minimal. Hal ini melegakan KPU Jawa Barat.

Sebelumnya KPU Jabar khawatir jumlah peserta kurang dari tiga perusahaan karena waktu pengerjaan yang cuma 30 hari. Sebagaimana diketahui, jika penawar lelang kurang dari tiga, lelang bisa dinyatakan gagal.

Sampai dengan hari ini, sudah ada empat perusahaan yang memasukkan daftar penawaran untuk logistik kotak suara. Penawaran telah diterima oleh panitia pengadaan KPU Jabar. Sementara, untuk pengadaan bilik suara, panitia telah menerima ajuan penawaran dari lima perusahaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu merupakan jumlah yang minimal. Meski begitu kita bisa teruskan proses lelang selanjutnya," ujar Pejabat Pembuat Komitmen Pokja Logistik KPU Jawa Barat, Tonton Prihartono, kepada detikbandung di KPU Jawa Barat, Jalan Garut, Selasa (3/2/2009).

Ia mengatakan, harga penawaran akan dicocokkan dengan Harga Prakiraan Sendiri (HPS) yang ditetapkan KPU. Untuk kotak suara HPS-nya sebesar Rp 118 ribu dan untuk bilik suara HPS-nya sebesar Rp 60 ribu. Sedangkan nilai pagu atau anggaran maksimal KPU untuk kotak suara sebesar Rp 170 ribu dan untuk bilik suara sebesar Rp 100 ribu.

"Penawaran tidak boleh terlalu rendah dan tidak boleh melebihi nilai pagu anggaran. Di tengah-tengah tidak apa-apa," jelasnya.

Saat ditanya darimana asal perusahaan dan bagaimana kesanggupannya, Tonton mengatakan bahwa hal itu belum bisa disebutkan sebelum ada evaluasi dari panitia pengadaan.

"Soal kesanggupan perusahaan kita akan cek. Hasilnya akan dikaji tim pengadaan," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris KPU Jabar Dedi S Warmana mengatakan, pihak KPU berupaya tidak terjadi keterlambatan logistik. "Kita kerjakan untuk kelancaran pemilu," imbaunya.

(rks/ern)


Berita Terkait