"Kita akan konsultasi dengan universitas-universitas yang telah melakukan penelitian tentang tanaman tersebut," kata sekretaris Distam Bandung Arief Prasetya kepada detikbandung, Jumat (30/1/2009).
Tanaman Bintaro yang masih satu famili dengan tanaman Kamboja serta tanaman Oleander Nerium dinyatakan guru besar Biologi Unpad Aseng Ramlan mengandung racun yang dapat mengakibatkan kelumpuhan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Distam mengaku belum mengetahui tingkat racun yang diderita manusia jika tanaman ini dikonsumsi langsung atau terkena luka di tubuh manusia.
"Kita belum ketahui tingkat racun yang keracunan dari tanaman tersebut pada manusia," ujar Arif.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung. (ahy/ern)










































