Hal tersebut tergambar dari rintihan suara Euis Kartika (52), ibunya Mira. "Pulang nak, kami sekeluarga merindukanmu," ungkap Euis dengan nada bergetar sembari meneteskan air mata saat detikbandung menyambangi rumahnya, Jumat (30/1/2009).
Euis tak habis pikir. Gerangan apa yang menyebabkan Mira enggan jujur soal gerak-gerik keberadaannya. Padahal, kata Euis, antara keluarga dan Mira tidak dilanda problem.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kakak tertua Mira, Andri Rahelan (32), merasakan hal serupa. Menurutnya, tingkah
aneh adiknya itu menciptakan rasa was-was. Mira yang dikenal terbuka, sekilat
menjadi pribadi tertutup.
"Kami sekeluarga selalu berdoa agar Mira kembali berkumpul di Bandung. Saya yakin, Mira akan pulang," urainya.
(bbp/ern)











































