"Waktu sosialisasi warga sempat meminta adanya perbaikan gorong-gorong dan juga jalan. Namun sampai sekarang belum dilakukan oleh pengembang," kata Pepen yang ditemui wartawan seusai sosialisasi Bawaku Makmur di Gedung Pendopo, Jalan Dalem Kaum, Bandung, Rabu (28/1/2009).
Pepen menambahkan, pihaknya telah menanyakan pada pihak pengembang terkait permasalahan tersebut dan pengembang mengatakan perbaikan tersebut akan dilakukan secara bertahap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain permintaan gorong-gorong oleh warga kepada pengembang, Pepen menyebutkan ada beberapa hal yang dinilainya menyebabkan terjadinya aksi penolakan pembangunan Hotel Four R di Ranca Bentang. Misalnya jam kerja yang 24 jam dan pemasangan tiang pancang yang mengganggu kenyamanan warga sehingga menyebabkan beberapa rumah warga di sekitar lokasi proyek retak-retak.
Sebelumnya, Pepen Effendy dituding warga bersekongkol dengan pihak pengembang dalam melegalkan izin proyek pembangunan Hotel 15 lantai tersebut dengan memanipulasi daftar hadir menjadi persetujuan dari warga.
"Itu resiko saya sebagai kepala wilayah," kata Pepen.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung. (ahy/ema)










































