Hal tersebut dikatakan Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan (PSMAK) Dedy Dharmawan saat menghadiri Pameran Pendidikan di SMAN 5 Bandung, Jalan Belitung, Rabu (28/1/2009).
"Siswa jangan percaya dengan jawaban UN yang beredar, kalau ada siswa yang mendapat jawaban UN dan percaya, siswanya yang bodoh," ucap Dedy kepada wartawan ketika disingung soal kebocoran yang dikhawatirkan muncul pada saat pelaksanaan UN.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk UN kita siap 100%, yang berbeda dengan tahun kemarin hanya nilai standar kelulusan saja yang menjadi 5,5," jelasnya.
Untuk soal-soal ujian sendiri pihaknya akan melakukan pengawasan distribusi soal dari pusat, sampai soal kembali setelah diisi oleh para peserta ujian.
"Soal-soal ujian akan diikuti terus oleh tim pengawas, kita akan terus mengawasinya," pungkas Dedy.
Dalam pengawasan pelaksanaan ujian juga diterapkan sistem guru silang, yaitu guru yang dimintai untuk mengawasi ujian di luar lingkungan mengajarnya. "Guru pelajaran yang hari itu pelajarannya sedang di UN kan tidak boleh berada di lingkungan sekolah," tegas Dedy.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung
(ahy/ern)










































