"Wali kota harus berbohong dengan ngomong yang bagus-bagus dulu, karena memang politisi tugasnya seperti itu," sindir Arian 13 ketika disingung mengenai janji wali kota semasa kampanye dulu untuk membangun fasilitas underground, saat dihubungi detikbandung, Rabu (28/1/2009).
Sebelumnya, di sela-sela kampanye pemilihan wali kota Bandung 28 Juni 2008 lalu, Dada Rosada di hadapan massa undergrond yang tengah menyaksikan grup cadas asal Inggris Extreme Noise Terror menyatakan akan memfasilitasi massa underground dengan gedung yang representatif. Dijanjikan demikian karena melihat insiden tewasnya 11 penonton underground di AACC 9 Februari 2008 lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Caranya dengan meraih para pengusaha-pengusaha muda di komunitas underground sendiri, kan sudah banyak tuh yang jadi pengusaha," selorohnya.
Disinggung peran pemerintah dalam persoalan ini, dirinya mengatakan jika peran pemerintah seharusnya memfasiltasi dan bukan 'memalak'. Koordinasi dengan pemerintah pun patut dilakukan, asalkan, katanya, koordinasi tersebut mempunyai kontribusi yang jelas untuk komunitas itu sendiri.
"Semisal izin seharusnya bisa dimudahkan, bukan palak sana-sini," ketus Arian.
Lebih lanjut Arian menuturkan, jika selama ini kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah kurang tergarap dengan baik, sehingga ia mengatakan apa yang pemerintah ucapkan hendaknya dicurigai terlebih dahulu.
"Apapun yang dikatakan pemerintah hearusnya dicurigai terlebih dahulu, sehingga tidak langsung dipercaya begitu saja," katanya.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung (ahy/ern)











































