Korban: Sopir Kerap Menguap

Kramat Jati Terjun ke Jurang

Korban: Sopir Kerap Menguap

Baban Gandapurnama - detikNews
Senin, 26 Jan 2009 12:27 WIB
Korban: Sopir Kerap Menguap
Bandung - Salah seorang korban bus Kramat Jati Dwi Budiyanto (24) mengatakan sebelum peristiwa terperosoknya bus Kramat Jati, sopir bus tersebut kerap menguap. Hal itu dilihat Dwi karena tempat duduknya berdekatan dengan tempat sopir.

Lebih lanjut Dwi menuturkan saat itu bus dalam kondisi melaju dengan kecepatan sedang. Bus tengah melaju menuju Bandung dari Yogya melalui Malangbong. Kondisi jalanan lengang dan sepi. Ketika di tikungan tiba-tiba bus tidak stabil. Bus pun terperosok masuk ke dalam jurang.

Saat bus terperosok Dwi mengatakan dirinya mendengar teriakan dan suara takbir menggema di bus tersebut. "Banyak orang-orang minta tolong dan banyak orang-orang yang bilang tergencet," ujarnya ditemui di UGD Rumah Sakit Hasan Sadikin, Senin (26/01/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dwi mengaku dirinya sempat menolong dua anak berusia 2 dan 5 tahun. Setelah itu dia baru menyelamatkan ibunya, Sukatmi. Dwi mengaku kepergiannya ke Jogya untuk menemui neneknya.

Hal yang sama dinyatakan Ratna (27), korban Kramat Jati yang juga dirawat di RSHS. Menurut Ratna saat peristiwa tersebut dirinya sedang tidak tidur. Ketika sopir mau belok di tikungan, bus mengalami oleng. Seketika juga bus jatuh.




Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(ema/ema)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads