KPU: Dialog Lebih Efektif Sosialisasikan Pemilu

KPU: Dialog Lebih Efektif Sosialisasikan Pemilu

- detikNews
Minggu, 25 Jan 2009 12:48 WIB
KPU: Dialog Lebih Efektif Sosialisasikan Pemilu
Bandung - KPU Kota Bandung memprioritaskan sosialisasi pemilu dengan dialog. Menurut anggota KPU Kota Bandung Divisi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Evie Ariadne Shinta Dewi media komunikasi dua arah saat ini lebih efektif dilakukan karena masyarakat akan lebih memahami pemilu lebih detil.

Menurutnya pemilih di kota sama dengan pemilih di daerah lain yang kebingungan saat pencontrengan dan tanggal pemilihan.

Pemilu tahun 2009, ujar Evie lebih kompleks dibandingkan pemilu tahun 2004 atau pilgub maupun pilwalkot. Selain itu masalah anggaran juga menghambat sosialisasi pemilu kota.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Evie mengatakan perkirakan anggaran untuk sosialisasi pemilu sekitar Rp 1 miliar sampai pemilihan presiden. Anggaran tersebut dipotong untuk honor PPK dan PPS.

"Anggarannya belum turun dan ongkos untuk melakukan sosialisasi dengan menggunakan media ruang iklan leaflet dan sgala macam lebih mahal ketimbang melakukan sosialisasi dengan komunikasi dua arah," ujar ditemui dalam acara sosialisasi pemilu di Kecamatan Rancasari, Minggu (25/01/2009). Lagipula, tambah Evie, tidak ada kesulitan secara geografis untuk menjangkau pemilih di kota.

Ketika ditanya mengenai sosialisasi lewat spanduk dan baligo Evie mengatakan titik-titik yang bisa dipasarkan oleh spanduk dan baligo sudah penuh oleh baligo spanduk para caleg. Menurut Perda K3 Kota Bandung, tempat yang tidak boleh dipasangi spanduk dan baligo adalah jalur hijau.

Saat ini KPU Kota Bandung sedang berkoordinasi dengan Dinas Pertamanan mengenai titik-titik yang diperbolehkan untuk spanduk dan baligo KPU. Tapi sampai saat ini Dinas Pertamanan belum memberikan jawaban.
(ema/ema)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini